Terakhir, warga diminta memantau informasi resmi mengenai perkembangan erupsi dan sebaran abu vulkanik.
Baca Juga:
"Kami meminta warga Jakarta untuk memantau informasi dari kanal resmi pemerintah pusat, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, BPBD, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dengan baik," tuturnya.
Pramono juga mengimbau warga yang mengalami gangguan pernapasan atau penurunan kondisi penglihatan untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
"Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita sendiri-sendiri dari abu vulkanik," kata dia.
(DESI ANGRIANI)