"Ini juga menyebabkan perhitungan yang menjadi berbeda dan angkanya juga cukup besar, termasuk kemudian kita temukan adanya RT, RW, Kelurahan, Kecamatan yang tidak sesuai," tuturnya.
Dalam kesempatan itu Pramono menyampaikan bahwa saat ini masih ada 14.554 penerimaan baru Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang belum memiliki rekening dan 6.587 penerima KJMU. Sedangkan penerima baru dengan NIK di luar Jakarta jumlahnya 2.155.
"Memang agak kompleks apa persoalannya. Tetapi saya sudah memerintahkan untuk yang perpanjangan, yang perpanjangan, hari ini harus selesai," kata dia.
Pramono berharap persoalan bantuan pendidikan ini bisa selesai paling 6 November 2026. Sebab bantuan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan para penerima manfaat.
"Sehingga dengan demikian itulah persoalan yang terjadi kenapa kemudian ada keterlambatan sampai dengan ini adalah hari yang ketiga," kata dia.
(kunthi fahmar sandy)