"Jadi human error, mungkin (sopir) tidurnya kurang karena puasa dan sebagainya, sehingga kemudian busnya menyeberang atau melintasi, melawan arah dan itu terjadi kecelakaan," kata Pramono.
Selain itu, Pramono mengungkapkan, sebanyak 23 orang menjadi korban dalam peristiwa itu yang mayoritas menderita luka ringan. Dia memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung oleh Transjakarta.
"Dari 23 itu dua dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Asih, 21 ke Rumah Sakit Sari Asih dan perlu diketahui semua untuk korban ditanggung sepenuhnya oleh Transjakarta," ujarnya.
(Dhera Arizona)