Rata-rata volume harian juga meningkat dari 986 penumpang per hari menjadi 1.588 penumpang per hari atau meningkat 61,05 persen.
Dia menyebut, 67 hari sebelum diperpanjang penumpang KA Blambangan Ekspress hanya berada di posisi 65.075 orang.
Anne mengatakan, okupansi yang melebihi angka 100 persen dikarenakan adanya penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik di antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.
Selain itu, minat masyarakat menggunakan KA Blambangan Ekspress juga karena faktor efisiensi perjalanan.
“Penumpang KA Blambangan Ekspress tentunya tidak perlu berpindah kereta api jika ingin menikmati perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi, karena kini perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi dapat dilakukan dengan naik hanya satu kereta api,” ujar dia.
(Dhera Arizona)