IDXChannel - Eks Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara gamblang menyebutkan dia bisa duduk di komut lantaran teman presiden.
Saat itu, Ahok merupakan orang dekat Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu disampaikan saat dirinya menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah pada Selasa (27/1/2026).
Awalnya, Hakim Anggota, Adek Nurhadi mengulik perihal ada tidaknya campur tangan pihak tertentu dalam pengoperasian Pertamina.
"Selama Saksi menjabat jadi Komut, apakah Saksi mengetahui ataupun sebelumnya, adanya campur tangan selain internal ataupun dari pemerintah terkait dengan perjalanan perusahaan di Pertamina?," tanya Hakim Adek.
"Kalau mau ngomong jujur Pak ya, BUMN ini seperti titipan politik. Saya suka bicara, kalau saya bukan teman Presiden, tidak mungkin ditaruh saya di Komut Pertamina," jawab Ahok.
Mendengar jawaban tersebut, Hakim Adek mengerucutkan pertanyaannya terkait campur tangan.
"Di luar itu, ada tidak? Apakah dari pihak swasta atau di mana?," tanya Adek.
"Saya kurang bergaul dengan orang-orang di Migas, Pak. Saya orang tambang, Pak. Orang dagang. Makanya saya sebetulnya tidak gitu familiar dengan pelaku-pelaku migas, Pak," jawab Ahok.
"Jadi jawabannya?," lanjut Adek bertanya.
"Tidak tahu Pak," kata Ahok.
(Nur Ichsan Yuniarto)