IDXChannel - Setidaknya 95 negara mencatat kenaikan harga bensin setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Angka tersebut berdasarkan data dari Global Petrol Prices, platform yang memantau harga bahan bakar minyak (BBM) di sekitar 150 negara.
Beberapa negara hanya mengumumkan perubahan harga setiap akhir bulan, sehingga harga yang lebih tinggi diperkirakan akan terjadi di banyak negara lain pada April.
Dilansir dari Al Jazeera pada Kamis (12/3/2026), Vietnam mencatat kenaikan harga bensin tertinggi yakni 50 persen.
Selanjutnya, ada Nigeria (35 persen), Laos (33 persen), dan Kanada (28 persen).
Asia sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk pengiriman minyak dan gasnya, yang secara efektif telah ditutup sejak awal perang.