Menurutnya, sertifikasi tersebut penting untuk memastikan standar kualitas produksi IKM drone sesuai tuntutan pasar global sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha dalam menembus pasar ekspor.
Selain itu, Kemenperin juga membuka peluang kerja sama internasional melalui partisipasi IKM drone dalam ajang BRICS - Science and Innovation Incubation Park di Xiamen yang dinilai dapat membuka peluang ekspor ke negara-negara anggota BRICS.
Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari, mengatakan pembinaan IKM drone telah dilakukan sejak 2023 melalui berbagai program seperti Startup for Industry (SFI), fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), hingga partisipasi dalam pameran nasional dan internasional.
“Upaya ini bertujuan memperkuat posisi IKM drone sebagai bagian dari agenda prioritas nasional dalam pengembangan industri berbasis teknologi tinggi,” katanya.
(Nasywa Salsabila)