"Jadi, dengan masukan dan evaluasi 2025, tahun ini untuk mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan satu hari, tetapi satu hari satu mata pelajaran," ujarnya.
Pada jenjang SLTA ini, mata pelajaran wajib terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Untuk pilihan terdapat 69 mata pelajaran pilihan yang 50 diantaranya merupakan mata pelajaran program keahlian vokasi.
Untuk matematika, jumlah soal lebih sedikit daripada dua mata pelajaran wajib lainnya, yakni 25 butir soal.
Lebih lanjut, Rahmawati menyatakan, pelaksanaan dimajukan merupakan aspirasi dari tahun sebelumnya. Menurutnya, TKA jenjang SMA ini dapat digunakan untuk seleksi mahasiswa baru jalur prestasi.
"TKA SMA, SMK, MA ini akan digunakan untuk seleksi nasional berdasarkan prestasi. Secara timeline, akan dimulai pada Januari 2027. Ada harapan supaya di satu hari jangan sampai diujikan tiga mata pelajaran dan kami mengakomodasi itu sehingga pelaksanaan tidak lagi dua hari tetapi menjadi empat hari," kata Rahmawati.