Terkait jumlah personel yang akan dikirimkan ke Gaza, KSAD menyampaikan bahwa angka tersebut masih bersifat perkiraan dan belum ada keputusan final. Seluruhnya masih menunggu hasil negosiasi dan koordinasi lanjutan di tingkat Mabes TNI.
“Ya, bisa satu brigade, 5.000–8.000 mungkin. Tapi masih bernego semua, belum, belum pasti. Jadi enggak ada, belum ada kepastian angka sampai sekarang,” kata Maruli.
Dia juga menekankan, peran TNI AD saat ini terbatas pada penyiapan pasukan sesuai kebutuhan yang diminta, sementara keputusan terkait penugasan, waktu keberangkatan, dan kepastian lokasi berada di tingkat komando yang lebih tinggi.
“Kalau kami hanya penyiapan pasukannya saja,” tegasnya.
Dengan langkah tersebut, TNI AD memastikan kesiapan personel untuk mendukung misi perdamaian di Gaza, khususnya dalam bidang zeni dan kesehatan, sesuai mandat yang akan ditetapkan oleh Mabes TNI dan pemerintah.
(Nadya Kurnia)