sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RAPBN 2027 Dirancang Ekspansif, Purbaya: Dukung Daya Beli Masyarakat

Economics editor Rohman Wibowo
15/08/2026 06:00 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa RAPBN 2027 sengaja ditargetkan ekspansif untuk memberikan stimulus nyata bagi perekonomian nasional.
RAPBN 2027 Dirancang Ekspansif, Purbaya: Dukung Daya Beli Masyarakat. Foto: Youtube Kementerian Keuangan.
RAPBN 2027 Dirancang Ekspansif, Purbaya: Dukung Daya Beli Masyarakat. Foto: Youtube Kementerian Keuangan.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sengaja ditargetkan ekspansif untuk memberikan stimulus nyata bagi perekonomian nasional. 

Kebijakan ini ditandai dengan peningkatan alokasi Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang terus menunjukan tren kenaikan sejak 2023 guna mengoptimalkan pelayanan publik sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

"Untuk belanja pemerintah pusat pada tahun 2027 akan diarahkan menuju belanja berkualitas dengan tetap menjaga kinerja pelayanan publik dan mendukung daya beli masyarakat untuk mencapai keberlanjutan pembangunan. Dalam RAPBN 2027, anggaran BPP direncanakan sebesar Rp3.362,2 triliun atau meningkat sebesar 3,6 persen dibandingkan dengan outlook tahun 2026. Jadi fiskal kita tetap dirancang untuk ekspansif walaupun tidak besar sekali," kata Purbaya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dari sisi pendapatan negara, pemerintah menargetkan Rp3.426 triliun atau tumbuh 6,8 persen dari outlook 2026 dengan rasio sebesar 12,25 persen terhadap PDB guna memperkuat kapasitas fiskal secara bertahap dan berkelanjutan. 

Porsi pendapatan tersebut didominasi penerimaan perpajakan sebesar Rp2.908 triliun, utang pajak sebesar Rp517,4 triliun, serta hibah senilai Rp7,0 triliun.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement