sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

TNI Akan Dikirim ke Gaza dalam 2 Bulan ke Depan, RI Diminta Jadi Wakil Komandan ISF

News editor Binti Mufarida
20/02/2026 09:12 WIB
Indonesia akan mengirimkan pasukan TNI sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi International atau International Stabilization Force (ISF) di Gaza.
Indonesia akan mengirimkan pasukan TNI sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi International (ISF) di Gaza dalam waktu dekat. (Foto: Setneg)
Indonesia akan mengirimkan pasukan TNI sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi International (ISF) di Gaza dalam waktu dekat. (Foto: Setneg)

IDXChannel - Indonesia akan mengirimkan pasukan TNI sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi International atau International Stabilization Force (ISF) di Jalur Gaza, Palestina. Pengiriman ini akan dilakukan dalam satu atau dua bulan ke depan.

Pasukan ISF merupakan bagian dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J Trump untuk menjaga Gaza pascaagresi Israel.

“Mungkin, ya kelompok-kelompok advance (elit), mungkin tidak lamalah, mungkin 1-2 bulan ini,” kata Presiden Prabowo Subianto di Washington DC, Kamis (19/2/2026).

Prabowo juga mengonfirmasi bahwa Indonesia diminta untuk mengisi posisi Wakil Komandan ISF dalam struktur misi tersebut. “Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander,” ujarnya.

Sebelumnya, di hadapan Presiden AS, Donald Trump dan para delegasi lainnya dalam Inaugural Meeting of Board of Peace, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mengirimkan hingga 8.000 pasukan untuk berpartisipasi dalam misi perdamaian internasional.

"Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami siap mengerahkan pasukan tersebut untuk berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force guna memastikan perdamaian ini berhasil. Terima kasih banyak," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia sejak awal telah mempelajari dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana perdamaian yang ada, serta berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya tersebut.

Prabowo juga menegaskan, niat inti Indonesia bergabung dengan Board of Peace yaitu untuk perdamaian di Gaza, Palestina. Hal ini menjadi komitmen awal Indonesia yang terus digaungkan kepada negara-negara di dunia.

"Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis," ujar Mantan Danjen Kopassus itu.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement