Komentar Trump muncul ketika konflik antara AS-Israel dan Iran memasuki minggu kelima, dengan serangan yang meluas di seluruh wilayah.
Perang ini meningkatkan risiko terhadap sektor energi global, dan menyebabkan harga minyak mentah melonjak tajam.
Kontrak berjangka Mei untuk patokan internasional minyak mentah Brent naik 2,92 persen menjadi USD115,86 per barel pada awal jam perdagangan Asia, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 3,20 persen menjadi USD102,80 per barel.
Washington Post sebelumnya melaporkan, Pentagon sedang mempersiapkan diri untuk potensi operasi darat selama beberapa minggu di Iran seiring kedatangan ribuan pasukan AS di Timur Tengah.
Pulau Kharg dilaporkan menjadi salah satu sasaran utama remcana operasi darat AS. Pulau kecil di Teluk Persia itu merupakan pusat ekspor minyak Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)