“Saya mungkin bisa menjalin hubungan baik dengan Partai Demokrat, kecuali jika mereka berniat untuk bersikap destruktif. Namun, saya memiliki hak veto,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Partai Demokrat mengamankan kendali atas Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pemilu sela, seiring dengan gelombang kemenangan Partai Demokrat yang melanda seluruh negeri. (Wahyu Dwi Anggoro)