Negara-negara UE harus menyerahkan rencana diversifikasi nasional mereka paling lambat Maret 2026, dan mengidentifikasi tantangan dalam menggantikan gas Rusia.
Dewan mengatakan bahwa jika keamanan pasokan terancam serius, Komisi Eropa dapat menangguhkan larangan tersebut hingga empat minggu setelah keadaan darurat diumumkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Uni Eropa telah secara tajam mengurangi impor minyak dan gas Rusia. Kontribusi Rusia telah turun menjadi di bawah tiga persen dari total impor minyak blok tersebut pada 2025, tetapi gas Rusia masih menyumbang sekitar 13 persen dari total impor UE tahun lalu.
Komisi UE juga berencana untuk mengusulkan undang-undang untuk menghapuskan impor minyak Rusia secara bertahap pada akhir 2027. (Wahyu Dwi Anggoro)