"Dan kami juga meningkatkan diskusi dengan India. Kami baru saja melakukan putaran negosiasi minggu lalu," kata Sefcovic.
"Tujuan kami di sini juga sangat jelas: untuk terus menandatangani perjanjian dan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan, tepercaya, dan dapat diprediksi dalam lanskap global yang berubah dengan cepat," katanya.
Komisioner tersebut mengatakan UE juga melihat potensi peningkatan kerja sama dengan anggota Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).
Trump mengenakan serangkaian tarif yang lebih tinggi pada Eropa sejak Maret 2025. Ia mengenakan tarif 20 persen terhadap barang UE bulan lalu, sebelum mengumumkan jeda selama 90 hari yang akan berakhir pada Juli 2025.
Menurut Sefcovic, negosiasi dengan Washington merupakan salah satu prioritas, tetapi UE tidak akan mengorbankan kepentingannya untuk mencapai kesepakatan. (Wahyu Dwi Anggoro)