AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Belum Tahu Pengertian Ekonomi Syariah? Ini Ciri dan Tujuannya

SYARIAH
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 24 September 2021 18:50 WIB
Pengertian ekonomi syariah adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Belum Tahu Pengertian Ekonomi Syariah? Ini Ciri dan Tujuannya. (Foto: Pengertian Ekonomi Syariah)

IDXChannel - Pengertian ekonomi syariah adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah melandaskan pada syariat Islam, yang berasal dari Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas. 

Melansir laman Ruangguru.com, Jumat (24/9/2021), hukum-hukum yang melandasai prosedur transaksi sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat. Dimana kesejahteraan masyarakat ini tidak diukur dari aspek materil saja, namun juga mempertimbangkan dampak sosial, mental dan spiritual serta dampaknya pada lingkungan.

Berbeda dengan ekonomi konvensional, ekonomi syariah melarang adanya riba, menentang eksploitasi masyarakat berekonomi rendah oleh pemilik modal, serta melarang penumpukan atau penimbunan kekayaan. Ini semua mengacu pada larangan yang ada dalam agama Islam.

Adapun tujuan dalam ekonomi syariah yang memang diharapkan bisa membawa perekonomian ke arah yang lebih baik adil dan sejahtera, seperti dilansir laman kelaspintar.id, antara lain:

1. Mencapai kesejahteraan sesuai dengan nilai dan norma Islam

2. Membentuk masyarakat yang terjalin erat satu sama lain, berdasarkan keadilan dan persaudaraan

3. Mencapau distribusi pendapatan dan kekayaan yang adil dan merata

4. Mendukung kebebasan individu bekerja dan berusaha meningkatkan taraf hidupnya sesuai dengan nilai dan norma Islam

Kemudian, prinsip-prinsip yang dimiliki oleh ekonomi syariah berbeda dengan prinsip-prinsip ekonomi konvensional. Selain itu, adapun ciri-ciri Ekonomi Syariah yakni:

1. Mementingkan keadilan tampak dari sistem bagi hasil yang menjauhkan diri dari unsur riba dan keserakahan

2. Menyeimbangkan kepentingan materi dan rohani, tampak dari kerelaan memberikan sebagian harta dalam bentuk zakat, infaq

3. Membuka kebebasan untuk bekerja dan berusaha dengan tetap berpandu pada ajaran Islam

4. Kegiatan ekonomi tetap dihayati sebagai bentuk ibadah sehingga dilakukan dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD