AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

BMKG Sebut Idul Fitri 1442 Hijriah Jatuh pada 13 Mei 2021

SYARIAH
Binti Mufarida/Sindonews
Selasa, 11 Mei 2021 14:51 WIB
Hilal akan terlihat pada 12 Mei pada sore atau menjelang magrib, sehingga dapat dipastikan 1 Syawal 1442 H atau Lebaran Idul Fitri akan jatuh pada 13 Mei 2021.
BMKG Sebut Idul Fitri 1442 Hijriah Jatuh pada 13 Mei 2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan secara astronomi bahwa tinggi hilal pada tanggal 11 Mei 2021 tidak tampak. 

Hilal akan terlihat pada 12 Mei pada sore atau menjelang magrib, sehingga dapat dipastikan 1 Syawal 1442 H atau Lebaran Idul Fitri akan jatuh pada 13 Mei 2021. 

“Secara astronomi tinggi hilal sore hari ini di seluruh Indonesia adalah minus (-), maka pengamatan hilal tanggal 11 Mei tidak akan nampak hilalnya, sehingga tanggal 12 Mei masih bulan ramadhan,” ungkap Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Ahmad Taufan dalam keterangan tertulis, Selasa (11/5/2021). 

Taufan pun memastikan bahwa hilal baru terlihat besok pada 12 Mei 2021 pada sore atau menjelang magrib. Sehingga, pergantian menuju 1 Syawal 1442 H adalah setelah matahari tenggelam pada 12 Mei 2021. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa Lebaran akan jatuh pada 13 Mei 2021.  

“Sedangkan hilal tanggal 12 besok sore/menjelang magrib karena tinggi hilal seluruh Indonesia sudah positif maka kemungkinan besar akan nampak hilal, sehingga setelah matahari tenggelam tgl 12 Mei sudah memasuki bulan baru,” papar Taufan. 

Sebelumnya, Taufan meminta masyarakat bersabar menunggu jatuhnya 1 Syawal 1442 H. “Pengamatan masih terus dilakukan sampai dengan hari ini, itu masih hipotesa, belum pasti, semua hasil pengamatan akan disampaikan resmi melalui Kemenag RI pada sidang isbat,” katanya. 

BMKG pun meminta masyarakat untuk mengawali bulan Syawal 1442 H, sebaiknya menunggu keputusan Menteri Agama Republik Indonesia yang akan diumumkan pada tanggal 11 Mei 2021 malam, setelah sidang isbat.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD