AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

BSI Diharapkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021

SYARIAH
Shifa Nurhaliza
Kamis, 11 Februari 2021 11:45 WIB
Kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan dapat menangkap momentum untuk mengakselerasi perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia
BSI Diharapkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pengembangan ekonomi syariah dipastikan akan mendorong proses pemulihan ekonomi nasional yang tengah berjuang menghadapi tekanan pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan dapat menangkap momentum untuk mengakselerasi perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Bahkan, bisa menunjukkan eksistensi di kancah global dan regional.

“BSI memiliki modal dan sumber daya kuat dalam meningkatkan daya saing, cakupan produk yang lebih bervariasi, serta market share yang tinggi. BSI juga harus bisa menyediakan fasilitas keuangan yang bersaing dengan bank konvensional,” ungkap Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso dalam program Market Opening IDX Channel di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Dengan demikian, kehandalan teknologi informasi, sumber daya manusia yang berkualitas, produk dan layanan yang bervariasi dan berkualitas, serta harga yang murah, akan menjadi kekuatan baru BSI dalam menggerakan perekonomian syariah di Indonesia.
 
Wimboh melanjutkan, BSI harus memiliki target yang jelas melalui rencana bisnis jangka menengah panjang dan program kerja di tahun 2021 hingga 2025. OJK juga akan terus konsisten mendorong penguatan kelembagaan jasa keuangan syariah, dengan mengedepankan keunggulan dan diferensiasi produk serta penguatan permodalan, SDM, dan TI yang mutakhir, dalam satu ekosistem pengembangan keuangan dan ekonomi syariah yang terintegrasi dari hulu ke hilir. (sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD