AALI
12800
ABBA
194
ABDA
0
ABMM
3260
ACES
1005
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4850
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
3310
AGAR
356
AGII
1945
AGRO
970
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
1030
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.18
1.12%
+6.05
IHSG
6942.45
1.75%
+119.11
LQ45
1020.08
1.18%
+11.88
HSI
20502.48
1.9%
+381.80
N225
26708.55
1.16%
+305.71
NYSE
15035.87
-0.06%
-8.65
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
867,040 / gram

Distribusi Kuota Haji 2022 Tiap Provinsi Diumumkan Pekan Depan

SYARIAH
Widya Michella
Kamis, 21 April 2022 17:51 WIB
Menag RI Yaqut Cholil Qoumas menyebut pendistribusian kuota haji untuk setiap daerah provinsi akan diumumkan minggu depan.
Distribusi Kuota Haji 2022 Tiap Provinsi Diumumkan Pekan Depan (Dok.MNC)
Distribusi Kuota Haji 2022 Tiap Provinsi Diumumkan Pekan Depan (Dok.MNC)

IDXChannel - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menyebut pendistribusian kuota haji untuk setiap daerah provinsi akan diumumkan minggu depan. Diketahui, Indonesia mendapatkan kuota haji 1443H/2022M sebesar 100.051 jemaah.

"Ya secepatnya, sekarang (kuota daerah) lagi dilakukan proses untuk melakukan cut off itu harus dicek umurnya, kesehatan nya, dan seterusnya. Dan itu butuh waktu ya mudah-mudahan minggu ini sudah bisa kita umumkan,"kata Yaqut di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis,(21/04/2022).

Yaqut mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan 
melakukan cut off atau memotong jumlah jemaah haji yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020 M berdasarkan batasan umur dibawah 65 tahun. 

Menurutnya hal ini dilakukan karena kebijakan penyelenggaraan haji 1443/2022 ditetapkan Pemerintah Arab Saudi hanya dapat diikuti oleh jemaah yang berumur dibawah 65 tahun. 

Selain juga dilakukan Kemenag untuk menyesuaikan jumlah calhaj yang tertunda dengan  kuota haji pemberian pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia sebanyak 100.051 jemaah. Karena secara umum jika mengacu pada kuota haji 2020, kuota haji Indonesia di tiap daerah berkurang 50 persen, dimana tahun lalu sebanyak 221 ribu jemaah. 

"Karena kuotanya 50% dari kuota normal, artinya ada konsekuensi bahwa kita harus melaksanakan cut off,"kata Menag di kantor PBNU, Jakarta, Kamis,(21/04/2022).

Setelah melakukan cut off, kata Menag, baru pemerintah dapat membagi kuota haji ke masing-masing provinsi di Indonesia. Kemudian cut off sendiri, kata Gus Yaqut juga akan memprioritaskan jemaah lunas Biaya Persiapan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1441H/2020M. 

"Oleh karena itu daftar antrian yang kemarin batal berangkat tahun 2020, 2021 itu nanti akan diprioritaskan terlebih dahulu. Tapi juga tentu dengan pengurangan sesuai dengan jumlah kuota. Kita sedang siapkan itu,"ujar dia.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD