“Alhamdulillah, hingga hari ke-14 operasional, seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jamaah berjalan lancar dan terkendali. Kami memastikan setiap jamaah mendapatkan pendampingan petugas di seluruh titik layanan, baik di embarkasi, Madinah, maupun dalam perjalanan menuju Makkah,” ujar Maria.
Dari aspek layanan kesehatan, secara kumulatif tercatat 8.575 jamaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jamaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Saat ini, 58 jemaah masih dalam perawatan.
Secara umum, kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau dan mendapatkan penanganan optimal melalui layanan kesehatan di kloter, sektor, dan fasilitas rujukan.
Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jamaah di Madinah pada 3 Mei 2026. Dengan demikian, total jamaah wafat hingga saat ini berjumlah sembilan orang. Penyebab wafat didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya jamaah haji Indonesia. PPIH memastikan seluruh hak jamaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Maria.