sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Survei Populix: 73 persen Masyarakat Masih Pakai Uang Tunai, QRIS Digunakan 64 Persen saat Ramadan

Syariah editor Shifa Nurhaliza Putri
29/07/2026 16:59 WIB
Penggunaan pembayaran digital semakin menguat selama Ramadan 2026 lalu, meski uang tunai masih menjadi metode transaksi yang paling banyak digunakan.
Survei Populix: 73 persen Masyarakat Masih Pakai Uang Tunai, QRIS Digunakan 64 Persen saat Ramadan
Survei Populix: 73 persen Masyarakat Masih Pakai Uang Tunai, QRIS Digunakan 64 Persen saat Ramadan

IDXChannel – Penggunaan pembayaran digital semakin menguat selama Ramadan 2026 lalu, meski uang tunai masih menjadi metode transaksi yang paling banyak digunakan masyarakat. Di sisi lain, minat terhadap produk keuangan syariah juga menunjukkan peningkatan, didorong oleh faktor kemudahan, transparansi, serta kesesuaian dengan nilai-nilai keagamaan.

“Meskipun kesadaran terhadap keuangan syariah sudah mulai terbentuk, masih ada tantangan untuk membantu konsumen memahami bagaimana produk tersebut bekerja, serta manfaat yang relevan bagi kebutuhan mereka sehari-hari,” ujar Indah Tanip, Senior Research Director Populix di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Survei Populix terkait Ramadan Finance Outlook 2026 yang melibatkan 1.100 responden perempuan Muslim berusia 18-45 tahun di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2026. Mayoritas responden berasal dari Pulau Jawa 81 persen, berstatus bekerja 64 persen, dan memiliki rata-rata pendapatan rumah tangga sebesar Rp4,35 juta per bulan, dengan rata-rata pengeluaran mencapai Rp7,56 juta. 

Hasil survei sebanyak 73 persen responden masih menggunakan uang tunai sebagai metode pembayaran utama selama Ramadan. Namun, adopsi pembayaran digital terus meningkat dengan 64 persen responden menggunakan QRIS, disusul e-wallet 57 persen, mobile banking 43 persen, bank digital 23 persen, virtual account 22 persen, kartu debit 13 persen, paylater 12 persen, dan kartu kredit 3 persen . 

Menurut hasil survei, uang tunai masih menjadi pilihan utama untuk membeli bahan makanan, membayar zakat atau sedekah, serta memberikan hadiah. Sementara QRIS dan dompet digital lebih banyak digunakan untuk transaksi gaya hidup seperti berbuka puasa, membeli produk kecantikan, dan fesyen. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement