IDXChannel - Pemerintah China menyuntikkan 365 miliar yuan, sekitar Rp945 triliun, ke delapan bank dan perusahaan asuransi milik negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang melambat.
Dilansir dari BBC pada Senin (7/9/2026), suntikan dana tunai ini dilakukan oleh Kementerian Keuangan China.
"Ini akan meningkatkan kemampuan operasional, ketahanan terhadap risiko, dan kapasitas untuk melayani ekonomi riil," kata kantor berita Xinhua milik pemerintah.
Ini merupakan upaya terbaru Beijing untuk menghidupkan kembali ekonomi domestik yang lesu sejak pandemi. China juga menghadapi ketegangan perdagangan dengan Barat, dampak perang di Iran, dan populasi yang menua.
Paket ini akan meningkatkan keuangan tiga bank dan lima perusahaan asuransi besar, termasuk Industrial and Commercial Bank of China, Agricultural Bank of China, dan China Export & Credit Insurance Corporation.