AALI
9675
ABBA
292
ABDA
6325
ABMM
1390
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3460
ADHI
820
ADMF
7575
ADMG
194
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1435
AGRO-R
0
AGRS
162
AHAP
71
AIMS
376
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
805
AKSI
690
ALDO
1335
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.43
-0.96%
-4.87
IHSG
6576.68
-1.03%
-68.37
LQ45
939.52
-0.9%
-8.49
HSI
24129.48
-0.37%
-88.55
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,852 / gram

Empat Investasi Syariah Terbaik saat Ramadan, Cuan dan Pahala

SYARIAH
Fahmi Abidin
Minggu, 18 April 2021 15:35 WIB
Ramadan jadi momentum hijrah ke produk investasi syariah terbaik. Umat muslim di seluruh dunia berpuasa selama sebulan saat Ramadan.
Empat Investasi Syariah Terbaik saat Ramadan, Cuan dan Pahala. (Foto : Dompet Dhuafa)
Empat Investasi Syariah Terbaik saat Ramadan, Cuan dan Pahala. (Foto : Dompet Dhuafa)

IDXChannel– Bicara tentang puasa, Ramadan jadi momentum hijrah ke produk investasi syariah terbaik. Umat muslim di seluruh dunia berpuasa selama sebulan saat Ramadan. Sobat Investor tidak makan, minum, serta menahan diri dari hal yang membatalkan dari waktu fajar hingga maghrib. Nah, artinya Anda dapat berhemat uang makan siang, apalagi jika Work From Home (WFH) sekaligus hemat biaya ongkos.

Anda dapat investasikan biaya makan siang atau ongkos ke produk investasi syariah terbaik, loh! Selain cuan, investasi syariah bermanfaat untuk investasi dunia dan akhirat. Siapa yang tidak ingin kehidupan seimbang untuk keduanya? Makin cuan, makin luas kesempatan untuk berbagi yang lebih besar lagi. Lantas, apa saja produk investasi syariah terbaik selama Ramadan? Simak uraiannya hingga tuntas, ya!

Jenis Investasi Syariah Terbaik

  1. Saham Syariah, Berbasis Bagi Hasil

Investasi saham syariah saat Ramadan 2021 jadi tren Produk investasi syariah muncul karena adanya unsur riba pada konvensional (non syariah), seperti saham. Saham syariah menganut prinsip-prinsip Islam, salah satunya saham bukan berasal dari perusahaan yang menjual barang haram, merusak, atau berbahaya. Saham-saham syariah harus melalui proses screening terlebih dahulu untuk masuk ke Daftar Efek Syariah (DES).

Saham syariah terbagi menjadi dua, yaitu saham yang berbasis syariah dan saham yang sesuai prinsip syariah. Keduanya terlihat serupa, tapi dasarnya berbeda. Saham berbasis syariah berasal dari perusahaan yang menyatakan bergerak di bidang syariah sejak awal berdiri. Lalu, saham yang sesuai prinsip syariah berasal dari perusahaan non syariah, tetapi sahamnya memiliki kriteria syariah berdasarkan peraturan OJK.

Selain itu, saham syariah menekankan pada bagi hasil yang dapat diputar lagi menjadi wakaf saham.

  1. Wakaf Saham, Investasi Syariah Terbaik Saat Ramadan

Wakaf merupakan salah satu bentuk investasi syariah terbaik sekaligus berpahala. Kata siapa wakaf hanya untuk juragan tanah? Ada wakaf yang milenial friendly, loh! Selain itu, perkembangan pasar investasi syariah di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia. Dilansir dari katadata, Indonesia meraih kesepakatan investasi syariah tertinggi di dunia pada 2019 dengan 38 transaksi atau 25% dari total kesepakatan di dunia. Tanah basah sekali bukan?

Wakaf saham merupakan bentuk wakaf produktif. Islam memperbolehkan wakaf saham sesuai Fatwa DSN MUI No 40/DSN-MUI/X/2002 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal dan Standar Syariah Internasional.

Objek wakaf saham terdiri dari dua jenis yaitu saham syariah yang tercatat di BEI dan masuk ISSI, atau keuntungan investasi saham syariah (capital gain & dividen). Cara mainnya serupa dengan mewakafkan harta yang lain, namun kali ini harta wakafnya berupa saham. Hasil dari wakaf saham berguna untuk mengembangkan asset sesuai ikrar wakaf antara wakif sebagai pemilik saham dan nadzir.

  1. Zakat Saham, Jangan Lupa Cek Nisabnya!

Zakat saham apabila sudah nisab, perhitungan seperti zakat emas

Investasi syariah dunia dan akhirat terbaik lainnya yaitu zakat saham. Majelis Ulama Indonesia menyebutkan bahwa saham merupakan kekayaan yang dimiliki umat Islam, maka saham wajib dizakatkan setelah mencapai nisab. Cara perhitungannya seperti zakat emas, yaitu minimal nisab setara dengan 85 gram emas selama setahun. Lalu, total saham beserta dividennya dikeluarkan 2,5% untuk zakat.

Zakat saham termasuk jenis zakat harta (maal). Milenial yang sedang hobi melihat portofolio hijau-hijau cantik setiap pagi, jangan lupa cek nisabnya, ya! Terdapat hak orang lain pada sebagian harta saham yang Anda miliki.

  1. Wakaf Emas, Investasi Syariah Ramah untuk Pemula

Cara wakaf emas untuk wakaf produktif

Anda dapat mengalami Ramadan cuan dan berpahala dengan membeli emas untuk diwakafkan. Berwakaf tidak harus berbentuk tanah, tetapi juga uang yang dikonversikan ke dalam bentuk tabungan emas. Sama seperti wakaf lainnya, emas merupakan harta yang diwakafkan oleh wakif kepada nadzir.

Nadzir yang akan mengembangkan emas supaya hasilnya produktif. Wakaf emas yang terkumpul dapat diagunkan di pegadaian syariah atau bank syariah untuk memperoleh pembiayaan pengembangan aset wakaf tanah.

Itulah investasi syariah terbaik yang berpeluang cuan materi dan pahala di Ramadan. Sejatinya, bagi hasil pada investasi di atas merupakan ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dunia dan akhirat. Selain itu, tidak ada riba karena berdasarkan prinsip Islam yang tidak memberatkan kondisi finansial orang lain.

Setahun pandemi Covid-19 di Indonesia, antusiasme tetap harus ada meskipun Ramadan masih berada di tengah wabah. Siapkan ancang-ancang terbaikmu agar Anda bisa ibadah, sholat tarawih, bekerja, hingga berbagi dan sedekah. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD