AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Expo 2020 Dubai Siap Dongkrak Industri Fesyen Muslim Pelaku IKM RI

SYARIAH
Advenia Elisabeth/MPI
Senin, 01 November 2021 14:33 WIB
Perhelatan Expo 2020 di Dubai merupakan wadah bagi pelaku IKM untuk tingkatkan potensi, salah satunya di sektor fesyen muslim.
Expo 2020 Dubai Siap Dongkrak Industri Fesyen Muslim Pelaku IKM RI (foto ilustrasi: Okezone)
Expo 2020 Dubai Siap Dongkrak Industri Fesyen Muslim Pelaku IKM RI (foto ilustrasi: Okezone)

IDXChannel - Plt. Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita mengatakan, perhelatan Expo 2020 di Dubai merupakan wadah bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk menunjukkan kebolehannya dalam menghasilkan produk muslim yang bernilai jual. 

Adapun sebanyak 16 pelaku IKM mendapatkan fasilitas untuk ikut serta dalam pameran bergengsi tersebut. Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri fesyen muslim. Pasalnya, negeri ini juga didominasi oleh penduduk muslim. Kondisi itu pula yang membuat Indonesia berhasil menjadi negara ketiga terbaik dalam mengembangkan industri fesyen muslimnya, setelah Uni Emirat Arab dan Turki.

"Mereka adalah para peserta program peningkatan kapasitas yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin," kata Reni dari keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Senin (1/11/2021).

Dia menerangkan, para pelaku IKM ini berasal dari sektor fesyen dan aksesoris, kosmetik, makanan dan minuman, serta pelaku startup yang menyediakan solusi teknologi bagi IKM. 

"Produk yang ditampilkan di Paviliun kita sebagian besar memiliki sertifikat halal dan berstandar internasional,” imbuhnya.

Guna mendorong lebih banyak desainer dan pelaku IKM fesyen muslim yang dapat menghasilkan produk berkualitas, Ditjen IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan program Modest Fashion Project (MOFP) setiap tahun. 

Reni bilang, MOFP ini sebagai bentuk dukungan Kemenperin untuk memberikan wadah pengembangan ekosistem desainer fesyen muslim agar berdaya saing unggul. 

“Kami berkolaborasi dengan banyak pakar bisnis fesyen untuk membuat program pembinaan yang mendorong para perancang busana muslim agar bisa mengembangkan bisnisnya,” ujar Reni.

Ia pun berharap, melalui partisipasi pada Expo 2020 Dubai, para pengunjung dari berbagai negara mendapatkan informasi dan pengalaman tentang produk IKM Indonesia yang berkualitas serta membuka peluang IKM tersebut memperluas pasar ekspornya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD