AALI
9775
ABBA
290
ABDA
7475
ABMM
1385
ACES
1350
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3510
ADHI
820
ADMF
7550
ADMG
195
ADRO
2250
AGAR
362
AGII
1440
AGRO
1365
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
790
AKSI
815
ALDO
1410
ALKA
334
ALMI
298
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.71
-0.56%
-2.85
IHSG
6604.45
-0.15%
-9.61
LQ45
940.01
-0.51%
-4.81
HSI
24064.06
-0.2%
-48.72
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,548 / gram

World Expo Dubai 2020, Jokowi Minta Tangkap Promosi Potensi Ekonomi Indonesia

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Senin, 17 Februari 2020 17:45 WIB
World Expo Dubai 2020, Jokowi Minta Tangkap Promosi Potensi Ekonomi Indonesia, Jokowi minta untuk bisa menangkap peluang promosi potensi ekonomi Indonesia.
World Expo Dubai 2020, Jokowi Minta Tangkap Promosi Potensi Ekonomi Indonesia. (Foto: Setkab)
World Expo Dubai 2020, Jokowi Minta Tangkap Promosi Potensi Ekonomi Indonesia. (Foto: Setkab)

IDXChannel – Jelang Penyelenggaraan World Expo Dubai 2020 yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober hingga 10 April 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta untuk bisa menangkap peluang promosi potensi ekonomi Indonesia di ajang tersebut.

”Ini akan diikuti oleh 192 peserta dari berbagai negara yang diperkirakan akan dihadiri oleh 25 juta pengunjung. Ini bisa menjadi hub, membangun jembatan ekonomi dengan negara-negara di Timur Tengah dan Afrika sebagai emerging economies,” kata Presiden saat memimpin Rapat Terbatas (ratas) mengenai Persiapan Hannover Messe 2020 dan World Expo Dubai 2020, Senin (17/2), di Kantor Presiden, Jakarta.

Dengan durasi waktu pameran cukup panjang yaitu 6 bulan, Jokowi meminta agar ada proses seleksi, proses kurasi terkait produk, terkait performance seni, dan national day yang akan ditampilkan di ajang World Expo Dubai 2020.

”Pastikan acara setiap harinya menarik, tawarkan kesempatan investasi, produk inovasi unggulan, serta produk pariwisata kita yang kaya dan beragam,” imbuhnya.

Sementaera itu terkait dengan kekayaan budaya, lanjut Jokowi, seperti tarian, baju adat, kemudian kerajinan tangan dari UMKM, makanan, dan alat-alat musik tradisional, keramahan masyarakat harus terekspos dalam acara tersebut. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD