sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia Bakal Ekspor Beras, Ikan, hingga Bumbu ke Arab Saudi untuk Musim Haji 2026

Syariah editor Achmad Al Fiqri
11/02/2026 08:22 WIB
Indonesia akan mulai mengekspor bahan makanan seperti beras, ikan, dan bumbu ke Arab Saudi untuk musim haji 2026.
Indonesia Bakal Ekspor Beras, Ikan, hingga Bumbu ke Arab Saudi untuk Musim Haji 2026. (Foto: Achmad Al Fiqri/iNews Media Group)
Indonesia Bakal Ekspor Beras, Ikan, hingga Bumbu ke Arab Saudi untuk Musim Haji 2026. (Foto: Achmad Al Fiqri/iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan Indonesia akan mulai mengekspor bahan makanan seperti beras, ikan, dan bumbu ke Arab Saudi untuk musim haji 2026.

Gus Irfan, sapaan akrabnya, menyebut bahan makanan tersebut diekspor untuk memenuhi pasokan makanan bagi jamaah haji asal Indonesia.

"Kita upayakan semua makanan yang dimakan jamaah haji bisa kita ekspor dari Indonesia. Tahun ini dan tahun kemarin bumbu sudah. Kemarin 400 ton, hari ini 600 ton bumbu," ucap Gus Irfan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Selain itu, Gus Irfan mengupayakan untuk mengekspor beras hingga ikan ke Arab Saudi. Ia berkata, langkah ini ditujukan agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari pelaksanaan ibadah haji kali ini 

"Kita upayakan beras juga dari Indonesia, dan ya nanti kita upayakan ikan, ikan patin segala macam. Tidak mengambil dari negara lain tapi tetap mengambil dari Indonesia. Supaya masyarakat kita juga bisa merasakan manfaat dari haji," ujar Gus Irfan.

Untuk merealisasikan ini, Gus Irfan mengatakan, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, hingga Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Sementara itu, kebutuhan makanan yang disuplai dari Indonesia diperkirakan mencapai 2.000 ton. Makanan tersebut akan dibagikan ke 203.000 jamaah haji Indonesia selama 40 hari beribadah.

"Kita hitung kemarin kebutuhannya sekitar, belum banyak, sekitar 2 ribu sekian ton. Untuk 203 ribu jamaah selama 40 hari," tuturnya.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement