AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Manfaatkan Teknologi, BTPN Syariah (BTPS) Berniat Menjadi Adaptive Bank

SYARIAH
Anggie Ariesta
Selasa, 26 April 2022 14:23 WIB
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) berupaya melakukan adaptasi dan dokus mengembangkan digitalisasi secara bertahap dengan melanjutkan pembangunan pondasi digital.
Manfaatkan Teknologi, BTPN Syariah (BTPS) Berniat Menjadi Adaptive Bank. (Foto: MNC Media)
Manfaatkan Teknologi, BTPN Syariah (BTPS) Berniat Menjadi Adaptive Bank. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) berupaya melakukan adaptasi dan dokus mengembangkan digitalisasi secara bertahap dengan melanjutkan pembangunan pondasi dasar digital. Hal itu demi mewujudkan aspirasi Sharia Digital Ecosystem for Unbanked yang telah direncanakan bank beberapa tahun terakhir ini.

Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad mengatakan, pengembangan teknologi ini tentunya sangat memperhatikan tingkat literasi digital masyarakat inklusi, dan menyesuaikan kebutuhan nasabah yang dinamis. Adapun BTPN Syariah akan menjadi adaptive bank sebagai komitmen melayani segmen pra dan cukup sejahtera.

"Kami melihat peluang dan kesempatan untuk melayani lebih banyak lagi nasabah secara berkelanjutan, dengan melakukan berbagai inovasi memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, demi mewujudkan aspirasi kami," ujar Fachmy dalam keterangan resmi, Selasa (26/4/2022).

Untuk mendorong kepercayaan nasabah inklusi dengan digitalisasi, BTPN Syariah pun melakukan digitalisasi secara bertahap, tidak serta merta memaksakan teknologi. Hal pertama yang dilakukan BTPS adalah digitalisasi proses pelayanan dan pendampingan kepada nasabah melalui para #bankirpemberdaya di lapangan.

Dalam hal ini nasabah tetap merasakan pelayanan yang humanis yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama pelayanan. Menurutnya, BTPN Syariah memahami sudah ada sebagian nasabah yang nyaman dengan digitalisasi.

"Digitalisasi di kota tentu tidak sama dengan di desa, masih banyak yang tidak memiliki akses atau bahkan memang tidak ingin menggunakannya," katanya.

Oleh karena itu BTPN Syariah mengembangkan layanan berbasis aplikasi yang menyesuaikan kemampuan adaptasi nasabah. Saat nasabah tidak tertarik mengadopsi digital, maka bankir pemberdaya yang dilengkapi oleh teknologi untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

BTPN Syariah juga membekali Mitra Tepat yang merupakan kepanjangan tangan bank sekaligus agen jemput bola di lapangan. Nasabah tidak perlu datang ke bank untuk menikmati layanan perbankan, tapi bank yang hadir di tengah masyarakat.

Selama pandemi, Mitra Tepat telah membantu melayani nasabah yang ada di komunitasnya, memperkenalkan dan membawa layanan perbankan dalam ekosistem terdekat. Ini memungkinkan melalui aplikasi Warung Tepat.

Mitra Tepat yang juga nasabah pilihan ini dapat melakukan pelayanan setor dan tarik tunai, membuka rekening hingga melayani transaksi. Seperti membeli pulsa dan membayar tagihan, termasuk layanan e-commerce untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari.

"BTPN Syariah memposisikan dirinya menjadi Adaptive Bank sehingga pengembangan inovasinya sesuai kemampuan dan kebutuhan nasabahnya" katanya.

Tidak hanya untuk nasabah pra dan cukup sejahtera, BTPN Syariah juga terus melakukan penyempurnaan layanan e-channel bagi nasabah pendanaan melalui Tepat Mobile Banking. Hal ini untuk mengoptimalkan kemudahan bertransaksi, sekaligus berkesempatan untuk terlibat dalam memberdayakan masyarakat inklusi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD