AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Pedagang Kurma dan Oleh-oleh Senang RI Kembali Berangkatkan Umrah

SYARIAH
Shelma Rachmahyanti
Rabu, 19 Januari 2022 15:20 WIB
Para pedagang kurma dan oleh-oleh haji menyambut gembira dibukanya kembali keberangkatan umrah pada 8 Januari 2022 lalu.
Pedagang Kurma dan Oleh-oleh Senang RI Kembali Berangkatkan Umrah (FOTO: MNC Media)
Pedagang Kurma dan Oleh-oleh Senang RI Kembali Berangkatkan Umrah (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Para pedagang kurma dan oleh-oleh haji menyambut gembira dibukanya kembali keberangkatan umrah pada 8 Januari 2022 lalu. Hal ini ibarat angin segar ditengah terpaan pandemi covid-19.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kurma dan Oleh-Oleh Haji Indonesia (APKOHI), Heriyanto, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan dibuka kembali penyelenggaraan ibadah umrah tahun ini. Hal ini menjadi angin segar bagi seluruh pedagang oleh-oleh haji dan umrah.

“Kami seluruh pedagang oleh-oleh haji dan umrah bersyukur Alhamdulillah. Dengan dibukanya umrah di tahun ini dan sudah ada pemberangkatan jamaah, membuat pencerahan dan semangat kita semua dari seluruh pedagang oleh-oleh haji dan umrah,” katanya saat dihubungi MNC Portal di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Menurutnya, hal ini menjadi angin segar sebab di awal pandemi tidak diadakan pemberangkatan ibadah umrah dan haji. Walau saat ini masih sedikit jamaah yang diberangkatkan, namun ini tetap memberikan dampak positif.

“Untuk awal ini belum ada perubahan karena masih baru dan sedikit jamaah yg berangkat. Di mana belum semua pedagang ada kenaikan omzet, hanya sebagian saja khususnya di offline ya mungkin 5 persen,” ujar Heriyanto.

Lebih lanjut, Heriyanto berharap bahwa pertambahan omzet ini akan terus meningkat seiring dengan terus berjalannya penyelenggaraan ibadah umrah hingga ibadah haji. Bahkan, diharapkan kenaikan omzet bisa kembali 100 persen.

“Mudah-mudahan angka ini akan naik terus jika umrah tetap berjalan sampai ke haji. Harapannya bisa 100 persen lagi seperti dulu kala, Aamiin ya rabbal alamin,” tandasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD