disampaikan melalui jalur resmi, yaitu kepada Ketua Kloter masing-masing. Selanjutnya, Ketua Kloter dapat meneruskan laporan tersebut kepada petugas haji di daerah kerja tempat jamaah berada, baik di Makkah maupun Madinah.
“Bagi jamaah yang mengalami kerusakan koper, kami mengimbau agar segera melapor kepada Ketua Kloter masing-masing. Nanti laporan tersebut dapat diteruskan kepada petugas haji di daerah kerja, baik di Makkah maupun Madinah, sesuai posisi jemaah berada,” katanya.
Ia menambahkan, jalur pelaporan melalui Ketua Kloter penting agar setiap laporan dapat tercatat dengan baik dan ditangani secara tertib. Dengan begitu, petugas dapat melakukan pendataan, pengecekan, serta koordinasi lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.
“Prinsipnya, kami ingin setiap kendala yang dialami jamaah bisa tersampaikan dengan baik. Karena itu, laporan perlu melalui Ketua Kloter agar jelas datanya, jelas jamaahnya, dan bisa diteruskan kepada petugas yang menangani di wilayah masing-masing,” kata Abdul Basir.
Di balik hiruk-pikuk bandara, para petugas checker bagasi menjadi bagian dari barisan layanan yang bekerja senyap namun penting.