“Baznas ini, semua lembaga keuangan dan ekonomi dari semua organisasi keagamaan di Indonesia harus kita koordinasikan, dan kita konsolidasikan, dan kita tingkatkan kemampuannya dengan segala teknologi yang sudah ada supaya potensi ekonomi bangsa kita bisa kita kerahkan secara berarti, efisien, dan efektif,” tuturnya.
Ketua Baznas Sodik Mudjahid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya 'Zakat Istana' di bulan suci Ramadan yang menjadi momentum memperkuat gerakan zakat nasional.
“Saudara-saudara, Alhamdulillah hari ini, pada hari ke-23 Ramadan, kami seluruh jajaran
Baznas menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” katanya.
Sodik juga menyampaikan, pada momentum Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar. Ini menjadi bagian dari target penghimpunan zakat melalui Baznas (pusat) sebesar Rp1,4 triliun pada 2026. Sementara untuk target nasional, pusat dan daerah, Baznas menargetkan pengelolaan zakat pada tahun ini mencapai Rp66 triliun.