AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

RI Tak Jadi Ambil Tambahan 10 Ribu Kuota Haji, Ini Alasannya

SYARIAH
Dani Adil
Rabu, 29 Juni 2022 12:25 WIB
Kemenag memastikan tidak jadi mengambil tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jamaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.
RI Tak Jadi Ambil Tambahan 10 Ribu Kuota Haji, Ini Alasannya (FOTO: MNC Media)
RI Tak Jadi Ambil Tambahan 10 Ribu Kuota Haji, Ini Alasannya (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak jadi mengambil tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jamaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.

Seperti diungkapkan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief 

Hilman menjelaskan, pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari pihak Arab Saudi terkait adanya kuota tambahan. Surat pemberitahun itu diterima pada 21 Juni 2022 malam.

Namun demikian, hal itu belum bisa ditindaklanjuti karena waktu yang tersedia sudah tidak memungkinkan.

Apalagi, Arab Saudi menetapkan bahwa kuota tambahan itu hanya diperuntukkan bagi haji reguler sehingga penyiapannya harus berdasarkan ketentuan yang berlaku. 

“Kementerian Agama terus berkomunikasi intensif setelah menerima surat resmi dari Saudi terkait adanya tambahan kuota sebesar 10.000. Kita berkomunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,” kata Hilman Latief setibanya di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (29/6/2022).

Hilman menjelaskan, secara resmi, surat dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga sudah dijawab Kementerian Agama. Mereka memahami kondisi dan sistem yang berlaku di Indonesia. 

"Mereka paham tentang ketentuan porsi, nomor urut dan lainnya. Berdasarkan regulasi, haji memang harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku,” tutup Hilman. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD