AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Tak Akan Ada Habisnya, Begini Sejarah Air Zam Zam

SYARIAH
Shifa Nurhaliza/SEO
Sabtu, 23 Juli 2022 14:03 WIB
Sejarah Air Zam zam yang muncul 40 abad lalu memang masih menarik perhatian untuk diulas secara mandalam.
Tak Akan Ada Habisnya, Begini Sejarah Air Zam Zam. (Foto: Sejarah Air Zam Zam)
Tak Akan Ada Habisnya, Begini Sejarah Air Zam Zam. (Foto: Sejarah Air Zam Zam)

IDXChannel - Sejarah Air Zam zam yang muncul 40 abad lalu memang masih menarik perhatian untuk diulas secara mandalam. Zamzam dianggap suci oleh umat Islam. Zam zam sendiri merupakan sebuah sumur atau mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Ka'bah dengan kedalaman 42 meter.

Sumur abadi yang memiliki kedalaman kurang lebih 30 meter, diketahui berasal dari gesekan kaki Nabi Ismail Alaihissallam setelah ibunya Hajar berlari tujuh kali di antara Bukit Shafa dan Marwa demi mencari air untuk bayinya yang saat itu tengah kehausan di tengah lembah tandus Hijaz yang tidak berpenghuni. 

Sejarah Air Zam zam

Mata air zam-zam muncul ketika putra Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, haus dan menangis di padang pasir bersama ibunya, Hajar. Hal ini sesuai dengan catatan yang menyatakan bahwa air zam-zam pertama kali muncul pada tahun 1910 SM, ketika Nabi Ismail berada di Makkah.

Berdasarkan catatan tersebut, berarti air zamzam telah ada selama 40 abad dan tidak pernah kehabisan air. Beberapa tahun setelah kemunculan pertamanya, Nabi Ibrahim kembali ke tempat asalnya dan langsung bersujud kepada Allah SWT. 

Kemudian dia membangun dan mendirikan Baitullah dengan bantuan putranya Ismail. Maka jadikan tempat itu sebagai tempat ibadah bagi Allah SWT. Sumur ini terletak di tempat yang sekarang menjadi Masjidil Haram, tepatnya sebelah tenggara Ka’bah.

Menurut cerita yang masuk akal, sumur ini bisa menyedot air hingga 11 hingga 18,5 liter per detik. Berkat itu, dapat menghasilkan 660 liter air per menit dan 39.600 liter per jam. 
 
Dari sumber ini, ada tusukan ke arah Batu Hitam sepanjang 75 cm,  tinggi 30 cm yang juga menghasilkan banyak air. Sebelumnya ada sebuah bangunan di atas sumur zam zam, namun kini bangunan tersebut dibongkar untuk memperluas lokasi tawaf.

Maka ruang minum zam zam dipindahkan ke bawah tanah dekat tempat tawaf, dengan 23 anak tangga. Ruangan itu kemudian dibagi menjadi dua, untuk pria dan wanita. Di kamar laki-laki ada 220 keran air zamzam, sedangkan di kamar perempuan ada 130 buah keran. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD