Sebagai imbalannya, perusahaan-perusahaan Taiwan akan menginvestasikan USD250 miliar atau sekitar Rp4.000 triliun untuk meningkatkan produksi semikonduktor, energi, dan kecerdasan buatan di AS.
"Itu termasuk USD100 miliar yang telah dikucurkan oleh TSMC pada 2025, dan akan ada lebih banyak lagi," kata Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.
Lutnick mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa tujuannya adalah untuk membawa 40 persen dari seluruh rantai pasokan dan produksi chip Taiwan ke AS. Ia mengatakan bahwa jika produsen chip Taiwan tidak membangun di AS, tarifnya kemungkinan akan mencapai 100 persen. (Wahyu Dwi Anggoro)