sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BofA Sebut Valuasi Nvidia Capai Titik Terendah dalam 10 Tahun Meski Booming AI

Technology editor Febrina Ratna Iskana
10/08/2026 05:00 WIB
Para analis menyoroti valuasi saham, yang diperdagangkan pada level 16 kali lipat dari proyeksi laba per saham tahun 2027 (forward P/E) terendah dalam 10 tahun.
BofA Sebut Valuasi Nvidia Capai Titik Terendah dalam 10 Tahun Meski Booming AI. (Foto: AP Photo)
BofA Sebut Valuasi Nvidia Capai Titik Terendah dalam 10 Tahun Meski Booming AI. (Foto: AP Photo)

Namun, BofA berpendapat bahwa Nvidia memiliki perlindungan unik berkat kemampuan penentuan harga yang dinamis, hubungan pengadaan istimewa dengan pemasok seperti SK Hynix, serta tingginya harga jual arsitektur sistem rack-scale miliknya.

Menanggapi kekhawatiran investor mengenai investasi ventura Nvidia, BofA menghitung bahwa Nvidia telah berkomitmen mengucurkan dana ekuitas langsung sekitar USD70 miliar kepada mitra ekosistem—termasuk USD30 miliar untuk OpenAI dan hingga USD10 miliar untuk Anthropic.

Dengan perkiraan perolehan arus kas bebas sebesar USD469 miliar selama tahun kalender 2026 dan 2027, perusahaan memiliki ruang yang cukup leluasa untuk memenuhi janjinya mengembalikan 50 persen dari arus kas bebas tersebut kepada para pemegang saham.

BofA menambahkan bahwa jaminan senilai USD250 miliar—yang dilaporkan secara terpisah—untuk penyewaan fasilitas kampus 10-gigawatt milik SoftBank Energy di Ohio oleh OpenAI merupakan jaminan bersyarat yang berlaku di akhir periode (back-ended), bukan pengeluaran modal di muka; struktur ini serupa dengan kesepakatan pembiayaan proyek standar.

Di tengah harga sewa GPU spot yang berada di dekat rekor tertinggi, mencapai USD5,66 per jam untuk cip B200, BofA memperkirakan Nvidia akan mempertahankan pangsa pasar dominan sebesar 65-70 persen di pasar akselerator AI secara luas hingga 2030, serta memproyeksikan potensi laba per saham (EPS) tahunan perusahaan akan melampaui USD25 pada tahun kalender 2030. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement