IDXChannel - Pendiri SoftBank Group, Masayoshi Son, mengatakan bahwa membangun pusat data di luar angkasa, seperti yang diusung oleh Elon Musk, tidak banyak gunanya.
Dilansir dari Bloomberg pada Minggu (28/6/2026), Son memprediksi bahwa perlombaan kecerdasan buatan (AI) akan dimenangkan oleh kekuatan komputasi di Bumi.
Menurut Son, keuntungan utama membangun pusat data di luar angkasa adalah untuk memangkas biaya listrik.
Namun, pengeluaran tersebut hanya sebagian kecil dari total biaya pengoperasian pusat data. Angkanya jauh lebih rendah dibandingkan dengan anggaran untuk perangkat keras seperti chip.
“Dalam pertempuran untuk AI, beberapa tahun ke depan akan jauh lebih penting daripada satu dekade atau lebih dari sekarang,” katanya dalam rapat umum pemegang saham tahunan SoftBank pekan ini.
Son mengatakan, SoftBank akan fokus pada pembangunan kapasitas pusat data yang kuat di Bumi.
"Siapa yang agresif duluan, dialah yang menang," katanya.
Investor teknologi Jepang tersebut telah menginvestasikan sekitar USD65 miliar ke OpenAI, serta berencana juga mengalokasikan ratusan miliar dolar untuk membangun pusat data dan infrastruktur terkait di seluruh dunia.
Seiring meningkatnya permintaan akan daya komputasi, perusahaan roket dan satelist SpaceX milik Musk telah mengumumkan rencana untuk membangun dan meluncurkan pusat data orbital untuk mengatasi keterbatasan energi dan ruang di planet ini. (Wahyu Dwi Anggoro)