IDXChannel - Prospek industri perunggasan diperkirakan membaik pada paruh kedua 2026 seiring pemulihan harga ayam dan meningkatnya permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi tersebut dinilai mampu menopang pemulihan laba PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), meski biaya pakan berpotensi meningkat.
Analis Bahana Sekuritas Abdusshomad Cakra Buana dalam riset yang terbit pada 7 Agustus 2026 mempertahankan rekomendasi 0verweight untuk sektor poultry dengan CPIN dan JPFA sebagai pilihan utama (top picks).
Bahana memperkirakan pemulihan harga ayam menjadi katalis utama kinerja sektor pada semester II-2026 (2H26). Harga live bird (LB) di Jawa telah kembali ke sekitar Rp24.000 per kilogram, ditopang perbaikan disiplin pasokan serta berlanjutnya program MBG.
Kondisi tersebut menjadi angin segar setelah kinerja industri melemah pada kuartal II 2026. Harga LB di Jawa Barat turun 15 persen secara kuartalan menjadi Rp18.681 per kilogram, sementara harga day-old chick (DOC) merosot 27 persen menjadi Rp4.976 per ekor.