Tak hanya chip untuk smartphone, ekspansi industri AI membuat harga perangkat teknologi dengan chip dan memori naik drastis. Ini mencakup laptop, RAM, hingga konsol video game.
Lebih lanjut, Qualcomm mengatakan bahwa Microsoft akan menggunakan chip baru yang mengandalkan chip memori murah yang biasa dipakai di ponsel dan laptop, alih-alih menggunakan chip berkapasitas tinggi yang biasa digunakan Nvidia dan Cerebras Systems.
Sementara itu, Meta akan menggunakan CPU baru buatan Qualcomm bernama Dragonfly C1000, CPU itu didesain secara khusus untuk AI data center.
Qualcomm telah beberapa kali mencoba masuk ke segmen data center, dan kini berhasil masuk dalam kondisi industri yang telah bersaing secara ketat, termasuk untuk segmen chip custom.
Saat ini, Qualcomm memproduksi tiga jenis chip. Yakni CPU (Central Processing Units), inference accelerators, dan ASICs (custom Application-Specific Integrated Circuits). Segmen-segmen chip ini telah diisi oleh kompetitor lain seperti Broadcom dan Marvell.
(Nadya Kurnia)