IDXChannel—Saham perancang chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) asal AS, Cerebras, tumbang sekitar 14 persen pada perdagangan pra-pasar (pre-market) Wall Street, Rabu (24/6/2026).
Penurunan harga ini terjadi setelah manajemen merilis laporan keuangan perdana pasca-IPO yang memuat proyeksi penurunan margin keuntungan.
Melansir CNA (25/6/2026), jika koreksi ini terus berlanjut hingga pembukaan perdagangan, saham Cerebras diproyeksikan bakal menyentuh level terendahnya sejak melantai di bursa efek lebih dari sebulan lalu.
Kejatuhan ini sekaligus berpotensi menghapus kapitalisasi pasar perusahaan hingga lebih dari USD6 miliar (sekitar Rp98,4 triliun).
Pemicu utama aksi jual investor adalah target margin laba kotor penyesuaian (adjusted gross margin) Cerebras untuk keseluruhan tahun penuh 2026 yang dipatok di kisaran 38-41 persen.