IDXChannel - Platform media sosial X milik Elon Musk membatasi kemampuan chatbotnya, Grok, membuat gambar deepfake seseorang dengan pakaian minim.
Langkah ini diambil setelah otoritas di California, Amerika Serikat (AS) meluncurkan penyelidikan terhadap xAI, perusahaan kecerdasan buatan (AI) milik Musk yang mengembangkan Grok.
Beberapa negara juga telah memblokir akses ke Grok atau meluncurkan penyelidikan mereka sendiri.
"Kami akan memblokir kemampuan semua pengguna Grok dan X untuk mengedit gambar orang sungguhan dalam bikini, pakaian dalam, dan pakaian serupa di yurisdiksi tempat tindakan tersebut dianggap ilegal," kata X dalam pernyataannya, dilansir dari AFP pada Kamis (15/1/2026).
"Pembatasan ini berlaku untuk semua pengguna, termasuk pelanggan berbayar," katanya.