sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Garap Game Black Myth: Wukong, Developer Ini Didirikan Mantan Pegawai Tencent

Technology editor Rahmat Fiansyah
21/08/2024 20:05 WIB
Video game berjudul "Black Myth: Wukong" viral di media sosial setelah menjalani debut dengan mencetak penjualan USD53 juta.
Video game berjudul
Video game berjudul "Black Myth: Wukong" viral di media sosial setelah menjalani debut dengan mencetak penjualan USD53 juta. (Foto: Steam)

IDXChannel - Video game berjudul "Black Myth: Wukong" viral di media sosial setelah menjalani debut dengan mencetak penjualan USD53 juta atau setara Rp950 miliar selama pre-order.

Kehadiran video game "Black Myth: Wukong" dengan tampilan grafis memukau dan gameplay yang cukup menantang dinilai menjadi penanda dari kebangkitan industri video game China. Belakangan, industri game di China lesu terutama akibat dari tekanan pemerintah Negeri Panda.

Game AAA dengan genre 'action-adventure' ini dimainkan lebih dari 2,1 juta pengguna secara bersamaan (concurrent player) di Steam pada hari pertamanya, bahkan mengalahkan game-game populer sebelumnya seperti Elden Ring dan Cyberpunk 2077. Game ini hanya kalah dari Palword dan Counter-Strike 2 dari sisi concurrent player.

Menariknya, game ini dikembangkan oleh Game Science, studio game lokal yang didirikan oleh mantan pegawai Tencent. Namun, belakangan perusahaan raksasa video game asal China itu ikut membeli saham sebesar 5 persen di Game Science.

"Ini mungkin mendorong pengembangan game AAA lebih banyak untuk PC dan console ke depan. Dari sini, pemerintah China mungkin akan lebih suportif terhadap pengembangan game yang bisa berkontribusi positif pada ekspor," ujar Managing Editor UBP, Vey-Sern Ling dikutip dari Bloomberg, Rabu (21/8/2024).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement