Sementara itu, Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono mengapresiasi mitra pengemudi Grab menjadi bagian penting dari gerakan transisi energi ramah lingkungan. Menurutnya, peralihan menuju mobilitas rendah emisi tidak hanya membutuhkan dukungan teknologi dan investasi, tetapi juga keterlibatan langsung masyarakat, termasuk para mitra pengemudi yang setiap hari melayani kebutuhan mobilitas publik.
“Bagi kami, transisi energi yang merangkul masyarakat membutuhkan partisipasi seluruh pihak, termasuk sektor swasta dan para pelaku mobilitas di lapangan. Karena itu, saya mengapresiasi para mitra pengemudi Grab yang telah menjadi bagian dari gerakan menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan," katanya.
Selain itu, AHY juga mengapresiasi komitmen Grab untuk memperluas armada kendaraan listrik melalui Langkah Hijau Grab untuk Indonesia. Hal ini menunjukkan bagaimana inovasi dapat membantu masyarakat beralih ke pola konsumsi energi yang lebih efisien.
"Langkah ini sejalan dengan target pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus mendukung upaya Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)