Sehingga, sistem Jobstreet dapat merekomendasikan kepada kedua belah pihak berdasarkan pola perilaku yang telah dipelajari. Apalagi, kata Wisnu, tidak semua kandidat berkualitas cocok dengan kebutuhan perusahaan.
“AI belajar dari proses rekrutmen-rekrutmen terdahulu, jadi semakin lama akan semakin mampu merekomendasikan hingga ketemu kandidat yang cocok. Pattern-nya akan terlihat, kandidat seperti apa yang dibutuhkan,” jelasnya.
Meskipun teknologi ini mampu membaca pola perilaku pengguna, Wisnu memastikan pembelajaran dan pembacaan behaviour pattern oleh AI hanya dilakukan oleh sistem saat pengguna menggunakan website atau aplikasi Jobstreet.
Penggunaan teknologi AI pada Jobstreet by SEEK telah mendapatkan sertifikat ISO 27001 untuk Information Security dan ISO 42001 untuk AI Governance.
(Nadya Kurnia)