IDXChannel—Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan praktik data poisoning dapat merusak sistem artificial intelligence (AI) dan berdampak langsung pada masyarakat.
Salah satu dampak yang patut diwaspadai adalah penyalahgunaan data pribadi. Maka dari itu dia menegaskan bahwa kualitas dan keamanan data adalah kunci untuk melindungi masyarakat dari risiko AI yang disusupi manipulasi.
“Jika kita ingin inovasi AI yang berkelanjutan dan berdaulat, maka manajemen data menjadi sangat penting. Kita butuh manajemen data yang kuat, karena itu saya mengajak untuk kita semua fokus pada tiga aspek,” ujar Wamen Nezar dalam keterangan resminya.
Menurutnya, kecerdasan buatan sangat bergantung pada kualitas dataset. Data yang tidak bersih dan tidak terstandar berisiko menghasilkan keputusan yang menyimpang dan merugikan masyarakat.
“Artificial intelligence sangat rawan untuk menjadi kacau kalau terjadi data poisoning, misalnya data yang tidak bersih,” tegasnya.