IDXChannel - Hyundai, raksasa otomotif Korea Selatan (Korsel), mencatat penurunan laba dua digit pada kuartal I-2026.
Dilansir dari Xinhua pada Jumat (24/4/2026), produsen mobil itu tertekan kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Baca Juga:
Laba operasional Hyundai turun 30,8 persen year-on-year pada Januari-Maret. Angkanya mencapai 2,51 triliun won atau sekitar Rp29 triliun.
Pendapatan Hyundai naik 3,4 persen menjadi 45,94 triliun won, sementara laba bersihnya anjlok 23,6 persen menjadi 2,58 triliun won.
"Meskipun penjualan model hybrid kuat, laba anjlok dua digit akibat dampak tarif AS," kata Hyundai dalam pernyataanya.