Penjualan turun 16 persen dari kuartal pertama, atau periode Januari hingga Maret, dan laba operasional turun sebesar 1,4 triliun won, akibat melemahnya penjualan ponsel pintar baru dan persaingan yang lebih ketat di pasar televisi. (Wahyu Dwi Anggoro)
Baca Juga: