IDXChannel - Harga minyak mentah berjangka (futures) Amerika Serikat (AS) melonjak 12 persen pada Jumat (7/3/2026) akibat gangguan pasokan minyak global seiring meluasnya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.
Minyak mentah Brent ditutup di level USD92,69 per barel, naik 8,52 persen. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berakhir di USD90,90 per barel, melonjak 12,21 persen.
Dalam sepekan, WTI melonjak 35,63 persen dan Brent naik 27 persen, menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak pandemi Covid-19 pada 2020 silam.
Untuk hari kedua berturut-turut, minyak mentah berjangka AS naik lebih tinggi dibandingkan Brent.
Hal ini terjadi karena kilang di berbagai negara berebut mencari pasokan minyak alternatif untuk menutup kekosongan akibat terganggunya suplai dari Timur Tengah.