IDXChannel - Investor ritel Eropa termasuk di antara pihak-pihak yang berebut mendapatkan bagian dari penawaran umum perdana (IPO) SpaceX (SPCX.O). Namun, sejumlah pengamat memperingatkan transaksi ini bisa menjadi perjalanan yang tidak mulus bagi mereka yang tidak memiliki sumber daya seperti investor institusional.
Melansir Reuters, Sabtu (6/6/2026), SpaceX mempertimbangkan untuk mengalokasikan hingga 30 persen dari penawaran kepada investor individu, porsi ritel yang luar biasa besar, dengan penawaran direncanakan di Inggris, Jerman, Denmark, Prancis, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.
Di Inggris, delapan platform investasi online telah mulai mengundang nasabah Inggris untuk mengajukan pembelian saham dalam IPO yang menargetkan penghimpunan dana sebesar USD75 miliar itu, menjadi peluang untuk menghidupkan kembali budaya investasi yang lesu.
IPO di Eropa telah merosot sejak 2021 dan proporsi aset rumah tangga yang ditempatkan dalam sekuritas keuangan hanya sekitar 17 persen, jauh lebih kecil dibandingkan 43 persen di Amerika Serikat.
Tiga akademisi dan satu advokat perlindungan konsumen menyarankan kehati-hatian karena valuasi SpaceX yang mencapai USD1,75 triliun meski masih merugi, sementara ukuran saham yang dilepas ke publik kurang dari 5 persen serta ketiadaan hak suara dapat menimbulkan risiko.