IDXChannel - Bank Indonesia (BI) memprakirakan aktivitas penjualan di sektor ritel akan meningkat dalam enam bulan ke depan, atau tepatnya Oktober 2026. Proyeksi kenaikan ini didorong oleh optimisme pelaku usaha dalam menyambut siklus tahunan, mulai dari periode tahun ajaran baru hingga persiapan kebutuhan menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).
Optimisme para pedagang eceran terekam kuat dalam hasil survei terbaru yang menunjukkan kecenderungan peningkatan permintaan pasar secara bertahap. Indikator utama memperlihatkan bahwa ekspektasi terhadap volume penjualan diperkirakan terus merangkak naik melebihi pencapaian di pertengahan tahun.
"Responden memperkirakan penjualan eceran pada 3 dan 6 bulan yang akan datang meningkat, hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Juli dan Oktober 2026 yang masing-masing tercatat sebesar 138,3 dan 149,4," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).
Secara spasial, geliat perdagangan eceran juga diprediksi akan menunjukkan tren positif di berbagai wilayah cakupan survei, termasuk kota-kota besar di luar Pulau Jawa. Kecepatan pemulihan konsumsi di tingkat daerah menjadi indikator penting bagi stabilitas ekonomi nasional secara menyeluruh.
"Secara tahunan, kota yang diprakirakan mencatatkan peningkatan penjualan yaitu Banjarmasin dengan indeks 120,1, diikuti oleh Jakarta dan Medan," tambahnya.