IDXChannel - CEO Meta Mark Zuckerberg dituduh berbohong soal komitmennya terhadap keamanan anak yang menggunakan platform media sosial Facebook dan Instagram.
Menurut mantan karyawan senior Meta Arturo Bejar, perusahaan itu tidak serius menjaga keselamatan anak di platform media sosialnya.
Dilansir dari Anadolu Agency pada Kamis (20/8/2026), Bejar menjadi saksi dalam persidangan terkait gugatan sejumlah negara bagian Amerika Serikat (AS) terhadap Meta.
Sebanyak 29 negara bagian menuduh Meta sengaja membuat anak-anak kecanduan platform media sosialnya, tuduhan yang dibantah raksasa teknologi itu.
Bejar, mantan insinyur keamanan Meta, mengatakan kepada para juri bahwa perusahaan tersebut mengetahui produk-produknya dapat membahayakan anak-anak.