Wuling berada di peringkat keempat dengan 3.290 SPK. Sebagian besar pesanan Wuling berasal dari kendaraan listrik. Wuling Aira EV tercatat menyumbang 2.238 unit atau sekitar 68 persen dari total SPK. Ini lagi-lagi mencerminkan tingginya permintaan terhadap EV di segmen harga terjangkau.
Mitsubishi Motors menjadi merek Jepang berikutnya yang masuk lima besar dengan 3.212 SPK. Raihan tersebut bahkan melampaui target perusahaan di GIIAS 2026. Kehadiran New XForce Hybrid Electric Vehicle (HEV) menjadi faktor penting dengan lebih dari 1.000 unit sejak diperkenalkan pada Juli 2026.
Geely di posisi keenam (3.033 SPK), disusul GAC Aion (2.170 SPK). Geely mencatat lonjakan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan capaian pada GIIAS 2025. Aion V menjadi kontributor terbesar GAC Aion dengan 1.122 unit, diikuti Aion UT sebanyak 711 unit.
Berdasarkan negara asal merek, performa pabrikan China menjadi sorotan utama. Akumulasi BYD, Chery, Wuling, Geely, GAC Aion, Changan, MG, Jetour, DFSK, BAIC, dan sejumlah merek Cina lainnya telah menembus lebih dari 21.000 SPK.
Daftar Rapor SPK di GIIAS 2026 Berdasar Merek Mobil:
Toyota: 6.175
BYD: 4.000
Chery: 3.500
Wuling Motors: 3.290
Mitsubishi Motors: 3.212
Geely: 3.033
GAC Aion: 2.170
Suzuki: 1.336
Isuzu: 1.180
Changan: 1.120
MG Motor: 1.088
Jetour: 1.038
DFSK: 625
Daihatsu: 591
BAIC: 407
GWM: 350.
(NIA DEVIYANA)